Showing posts with label feelings. Show all posts

(MOTIVATION) WONDER WOMAN INSIDE YOU

Hey girls, stop being insecure with your life! I know how you feel when insecurities come. It feels suffering. I've learned much things about insecurity, I'm not confident with my life because I've always compared my life with others. So, I've always pushed myself to be perfect and forget about the achievement I've done before. Sometimes when I do a little mistake it will be a big mistake for me and my confidence will be drop like a roller coaster. 

You know what? I've learned things to always say thank you for little things, with that I can be grateful for my life and increase my insecurities for a little. I want to encourage you to be a strong woman. I'm still learning for that but I know I can. For example, you can be grateful when people can hear about your thought and advice or you can be a multitasking person. I've sacrificed my life to push my limit, after that I've realized how strong am I. I can handle 15 projects at the same time, I can build my own business after working hours, I still have a family and friends who can talk with me, or I alive until now. Every single thing in your life will build you to be better, and you should realize you are strong.

Being insecure means you are not okay, you should know about yourself find your inner strength and be a wonder woman.


With Love,


Calvina Adrilia

Entah




Dingin, hampa.
Terasa menusuk sukmaku hingga hilang akal sehatku
Raut wajah tak asing menanti 
Layaknya sebuah patung yang membeku
Entah.. 
Entah apa yang harus kulakukan
Untuk membuatnya mencair

Takut, Resah
Medan magnet terlalu kuat
Untuk melawan bayangan yang menghantuiku
Layaknya air dalam sedotan
Entah..
Entah kutub mana yang tersedia
Untuk melawan semua itu

Ramai, gaduh.
Ya, mereka.
Suara teriakan di dalam otakku
Layaknya semut di sebuah makanan
Entah..
Entah apa yang kupikirkan
Untuk membuatku tetap di sini


Malam dengan tanda tanya


6th September 2016

Calvina Adrilia

Mencari Cahaya



Entah kenapa malam kemaren aku tidak bisa membendung tetesan air mata yang keluar dari mataku.
Rasanya aku seperti meluapkan sesuatu yang sudah lama ku pendam.
Semua rasa menjadi satu dan tanpa sadar aku tidak bisa menahannya. 
Sudah terlalu lama kukunci itu sendiri,
di lubuk hatiku yang terdalam.

Aku kembali membuka pintu itu dan masuk di ruangan gelap tidak berujung. 
Entah apa yang kupikirkan. 
Namun aku tidak menemukan setitik cahaya di dalamnya.
Aku tersesat dan kembali menangis.
Sambil berlari berharap menemukan setitik cahaya itu.
Mengapa cahaya itu bersembunyi?
Sehingga aku sulit untuk menemukannya. 
Bahkan setitikpun tidak.
Aku hanya duduk karena aku terlalu lelah berlari
Berharap aku dapat menemukan cahaya itu

Namun apabila aku tidak menemukannya.
Mungkin aku akan tetap duduk terdiam,
dan menunggu harapan itu datang menjemputku.


Malam bisu tanpa cahaya.




18th April 2016

Calvina Adrilia

Titik Hujan



Titik air yang jatuh ke bumi, seperti sedang membuat suatu melodi
Layaknya suara di tengah keheninganku, membawa pesan tak terungkapkan





Dengan titik hujan,




Calvina Adrilia
17th March 2016


Secangkir Kopi


coffee at Simetri Coffee


Kata mayoritas orang kopi itu pahit, namun bagi beberapa orang kopi itu manis.
Aku sempat tertegun dan berpikir.
Bagaimana seseorang mengatakan kopi itu manis?
Dan setelah aku menyadari orang yang mengatakan kopi pahit itu manis adalah orang yang tahu bagaimana menikmati secangkir kopi tersebut.

Sama seperti kehidupan kita. 
Terkadang kita melihat kehidupan kita menyedihkan,
namun..
Hal itu tergantung dari bagaimana kita memandangnya dan menikmatinya. 
Semakin kita bisa menikmati dan bersyukur atas apa yang terjadi
tentunya kita akan melihat arti dan makna dari hidup yang kita miliki.

Terima kasih Tuhan untuk kehidupan ini.
Buatkanlah aku lebih banyak kopi yang pahit agar aku mengerti cara menikmatinya.

Malam yang hening dengan secangkir kopi di sampingku,


Calvina Adrilia
11th March 2016

A Blessing January

Hello! Sudah lama tidak menulis.
Tidak terasa tahun sudah menunjukkan angka 2016, bahkan Januari sudah usai.
Waktu berjalan begitu cepat dan tanpa sadar banyak hal yang belum kita lakukan.
Bagaimana cara kita untuk memanfaatkan waktu yang ada
Dimana waktu terus berjalan dan berlari dan kita dipaksa ikut berlari dengannya
Tanpa bisa untuk mundur ke belakang kecuali hanya menoleh,
Karena waktu akan mendorong kita dan tidak mengijinkan kita mundur sedetik pun.

Kali ini aku tidak akan menuliskan sebuah puisi maupun frasa
Aku akan menceritakan bagaimana Januari mengubah hidupku.
Januari merupakan awal tahun yang sangat mengesankan buatku.
Aku merasa ini hadiah dari Tuhan, karena aku telah berhasil melewati masa - masa sulit di tahun 2015.
2015 sempat menjadi tahun yang menggembirakan buatku, namun waktu mungkin sedang iseng sehingga dia menaruh sedikit rintangan untukku.

Hari pertama bulan Januari aku membuka lembaran baru bersama Sister and Brother in God ku. Kami menunggu pergantian tahun dengan bbq dan bermain tuker kado. 



Suasana Ministry House

Aku menyadari pergantian tahun sangat cepat, tidak disangka tanggal 5 Januari aku sidang akhir yang merupakan salah satu kelulusan di bangku perkuliahanku. Aku masih tidak menyangka aku orang pertama yang dinyatakan lulus dari Prodi DKV. Amazing God. :" Mungkin tanpa Dia aku sudah menyerah entah dari kapan. Dan Thanks God juga aku punya orang tua, temen - temen, dan dosen yang mendukungku selalu. 



Sehari sebelum sidang. Thanks buat yang udah ngebantu


Selesai sidang. Thank Dosen!


Calvina Adrilia, S.Ds.







Thanks for them :"D



  

Disusul temanku yang lain. Congrats :D


 Akhirnya aku ketemu sama Eternity Glory temenku dari Senior High School. Udah lama gak ketemu dan dia bawain aku bunga :"




 Oh My God :"

Ini dia temanku yang cukup menghebohkan satu kampus, dimana saat Bom Sarinah ia ada di Starbucks dan berbagai berita tentang dia simpang siur. Denger kabar dia kenapa - kenapa aku sampe nangis sendiri, dan untungnya setelah jenguk dia ternyata tidak parah luka yang di dapat.


#kamitidaktakut

AKHIRNYA!! aku sama Windy pergi bareng dan bukan wacana lagi.







Do fun for a while!!









Pagi penuh tanya

Teruntuk dia yang sana..





Apa kabarmu?
Aku berpangku tangan disini
Menunggu sesuatu yang mungkin tidak dapat kuraih
Berpikir tentang apa yang terjadi

Aku tau ini hanya ego ku semata


Namun apakah aku masih layak untuk mengetuk pintu hatimu
Dan menutup luka di didalamnya..





Pagi penuh tanya.


20th November 2015
Calvina Adrilia

Atmosfer

Hidup tidaklah seindah yang kita kira
Ada hal yang membatasi kita,
dan membentengi kita.

Kenapa?
Karena manusia terbatas

Atmosfer kehidupan dibuat oleh yang Kuasa
Dia berhak mengubahnya menjadi seperti apapun
Disaat kita siap atau pun tidak siap
Untuk perubahan itu

Atmosfer dibuat untuk menjaga kehidupan
Namun bagaimana bila atmosfer itu hilang?
Ya. Semua akan punah
Aku.. Kamu.. dan Dia..

Sama seperti jatuh cinta
Atmosfer itu bisa menjadi sumber nafas kita
Atau bahkan bisa membuat kita sulit bernafas


Hari yang sendu, 
16th November 2015

Calvina Adrilia

Dream Catcher

Terbayang semua kenangan itu
Di dalam tidurku yang lelap
Terlihat jelas, nyata
Seperti layaknya aku berada di dalam sana

Terlalu takut aku untuk terbangun
Melihat sekeliling ku
Seolah - olah seluruhnya menatapku
Dan mereka berteriak, itu hanya mimpi

Sebentar namun bermakna
Sebentar namun tak nyata

Andai ku bisa menangkap mimpi itu
Akan kubawa dia ke duniaku
Menyaksikan kisahku di depan mereka
Bahwa aku tidak mengada - ada
Apa yang kubicarakan itu nyata

Mereka menertawakanku
Mengolok, dan mungkin berpikir aku gila?
Aku tidak gila...
Aku hanya menceritakan kisahku
Kisahku dengannya di dalam cerita indahku

Dan mereka menyebutnya mimpi
Suatu hal yang tidak nyata
Namun nyata bagiku
Bukan bagi mereka

Andai saja. Waktu dapat kuputar
Aku akan menangkap mimpi itu
Dan biarkan aku terlarut di dalamnya


Seorang gadis kecil sang pemimpi,

Calvina Adrilia
13th November 2015

Fear in Love

Ia adalah orang yang mengajakku keluar dari kesedihanku di masa lalu
Ia adalah sesosok yang kucari selama ini
Aku menganggap dia cukup sempurna dan 
Hanya dialah yang paling mengerti perasaanku saat itu. 

Banyak hal yang ia ajarkan kepadaku.
Dari dia aku belajar untuk tidak terlarut dengan kesedihan yang aku miliki
Dari dia aku belajar untuk tidak khawatir dengan segala sesuatu
Dari dia juga aku belajar mencintai seseorang lebih dari diriku sendiri

Namun 
Mengapa harus berakhir seperti ini?
Karena semua keegoisanku?
Atau memang Tuhan tidak mengijinkan kita bersama?

Memang aku merasa terkadang hidup itu tidak adil
Ia diberikan untuk menghapus derita ku
Namun ia juga yang datang memberikan kesedihan besar buatku.

Tuhan. aku terlalu takut untuk melihatnya sekarang
Seluruh tatapan yang bersinar di depan mataku dulu
Apakah sekarang berupa menjadi tatapan kesedihan yang mendalam

Pantulan Bayangmu

Sebuah kaca yang terlihat di depanku, membuatku terkejut.
Tanpa sengaja aku melihat bayangmu menutupi pantulanku di kaca.
Aku mencoba menoleh, melihat sekeliling.
Aku hanya melihat ruangan kosong tanpa suara sedang menertawakanku diam - diam.
Kupejamkan kedua mataku dan mencoba untuk membuka nya kembali.
Namun sosokmu tidak dapat hilang dari pandanganku.
Sesosok yang bersamaku setiap harinya, sekarang hanya menjadi sesosok pantulan tak bernyawa yang mengikutiku.
Aku telah lama melupakannya.
Namun, ia seperti hidup dan bangkit menutupi bayang - bayangku.
Tidak bisa kah kau menjauh dari hidupku.
Meskipun hanya bayangmu.
Aku hanya ingin kau tidak mengganggu hidupku.

Sabtu siang berawan,

21 Februari 2014
Calvina Adrilia

Pembelajaran

Hidup memberikan banyak pelajaran di luar pelajaran formal yang kita dapati. Pelajaran mengenai cinta, persahabatan, menjadi populer, dan sebagainya. Namun, bagaimana apabila kita mendapatkan pembelajaran yang tidak tepat? Jatuh? Sakit? setiap orang pasti akan merasakan nya. Tidak ada di dunia ini yang akan melewatkan hal itu. Hal yang lazim dimiliki manusia biasa seperti kita ini. Tuhan menciptakan segalanya baik, begitu juga kita. Mengapa ia memberikan kesakitan? karena Ia ingin menjadikan kita lebih baik. Hanya dengan sakit kita belajar bagaimana menjadi lebih kuat dan mencoba memperbaiki agar tidak jatuh kembali. Tidak ada di dunia ini yang instan. Semua butuh belajar untuk menjadi lebih baik.






Calvina Adrilia,

Pagi menuju natal
23 Desember 2014

Tanya di Benak

Aku duduk terdiam, sendiri disini
Dengan berbagai tanya dibenakku
Mengenai apa yang telah terjadi di hidupku
Terkadang aku bersyukur dengan hidup yang diberikan Tuhan kepadaku
Namun berbagai pertanyaan muncul di benakku
Saat masalah itu datang
Dan memberikan sedikit warna kelam di dalam hari - hariku
Bertanya mengapa Ia tega mengizinkan hal itu terjadi
Tidak bisakah Ia mencegahnya?

Aku hanya manusia biasa
Sama seperti mahkluk lainnya
Yang menginginkan kehidupan indah seperti cerita dongeng
Memiliki akhir yang indah dan bahagia
Namun, apa dayaku?
Semua hanyalah khayalan belaka
Hidup adalah sebuah misteri
Hanya akan membuah kita menerka - nerka
Akhir cerita dari sebuah kehidupan


21st November 2014

Calvina Adrilia

Undescribe Feeling

Aku terduduk diam di suatu tempat yang hening dan kosong. Terngiang di benak ini, segala hal indah bersamanya. Layaknya sebuah momen yang ditangkap disebuah kamera. Berharga dan bermakna. 

Hari - hari yang kujalani seraya berada di padang yang bertumpukan bunga - bunga. Berjalan dalam setapak menuju pusat padang itu tanpa sadar terlarut dalam keindahannya. 

Mungkin aku terlalu yakin dengan apa yang aku lihat atau aku terlalu takut untuk merasakan kehilangan itu. Aku berdiri di sana dan menanti sebuah tanya. Satu kata yang mungkin dapat mengubah hari - hari dan hidup ku. Membayangkannya saja aku tak mampu.

Dan ketika kata tak dapat mengungkapkan segala hal yang ada di benak dan perasaan ini, akankah aku mendapatkan jawabannya?

Malam tanpa suara di penghujung akhir bulan sepuluh,

Calvina Adrilia
30.10.14