Showing posts with label moment. Show all posts

MAY Not Be Good, but...

This is the 5th month of 2016. 
May. 
May not be good, but there is something good everyday.

Bulan ini banyak hal yang membuatku up and down, from my feeling, emotional, and etc. How's your day in this month people?

Awal bulan menjadi awal yang baik bagiku. Long weekend membuat liburan ku bermakna dengan orang - orang terdekatku. Judulnya bolak balik Bandung. 

4-5 May 2016
Aku dengan kantorku secara random merencanakan pergi ke Bandung. Awal destinasi kita ke Trans Studio lalu kita mencoba berbagai wahana yang cukup menantang, kemudian malam hari kita kuliner ke Sudirman Street Food yang isinya makanan non halal semua :3 Keesokan harinya kita ke Taman Hutan Djuanda lalu kita pulang. 


6-8 May 2016
Sehabis balik, aku langsung pergi lagi subuhnya ke Bandung dengan anak - anak Ministry. Mereka orang - orang yang selalu menyemangatiku untuk bertumbuh dalam kerohanianku. Feel so blessed karena sebagian dari kami dibaptis dan aku melihat bagaimana Tuhan mengejar orang - orang ini dengan cara yang ajaib.



9-12 Mei 2016
And then, sehabis kembali dari Bandung aku terpilih oleh kampusku untuk mengikuti pelatihan untuk sertifikasi desain grafis. Aku diutus dengan beberapa teman yang sudah lulus untuk mengikuti pelatihan ini. Dalam pelatihan ini kita mengetahui bagaimana perkembangan desain di Indonesia sendiri. 

           



14 May 2016
ULTIGRAPH 2016. EMPHAXIS

This year maybe i'm not the one of Ultigraph Comittee. As you know i join as Ultigraph Decoration Comitte for 3 year. And this year i just enjoy this event. One Word : Amazing. and Congrats for every winner at Ultigraph award





CWC is my best. Long time no see them! <3


So, this is a several things of what i do on May. I will update soon :3












Pagi penuh tanya

Teruntuk dia yang sana..





Apa kabarmu?
Aku berpangku tangan disini
Menunggu sesuatu yang mungkin tidak dapat kuraih
Berpikir tentang apa yang terjadi

Aku tau ini hanya ego ku semata


Namun apakah aku masih layak untuk mengetuk pintu hatimu
Dan menutup luka di didalamnya..





Pagi penuh tanya.


20th November 2015
Calvina Adrilia

Terjawab Oleh Waktu

Bunga Mawar yang rapuh
Seakan menjadi tanda sebuah cinta yang rapuh
Gaun indah yang tergantung
Seakan tidak lagi cemerlang seperti awalnya

Semua hal indah itu hanya sementara
Dimana kita bermimpi terlalu tinggi
Terkadang itu yang membuat kita lupa dan terjatuh
Dunia ini bukanlah sebuah taman impian
Dimana semua hal yang kita impikan tercapai
Terkadang kita tidak siap dengan realita yang ada

Sebuah kaca yang terjatuh
Seakan tidak dapat menyatu seperti semula
Waktu yang berjalan menjauh
Seakan tidak mungkin diulang kembali

Ketika kita berencana Tuhan bisa berkehendak lain
Dimana jalanNya yang indah mungkin ada di depan sana
Terkadang kita tidak sadar akan hal itu
Tuhan memang satu namun Agama beragam
Dimana perpecahan terjadi karena hal itu
Terkadang kita tidak bisa memaksanya



Seorang gadis kecil yang mencoba berdiri tegak,


Calvina Adrilia.

Lentera Jiwa

Apabila setiap kebaikan di lambangkan dengan setitik cahaya. 
Seterang apakah hidup kita?
Apabila setiap kejahatan di lambangkan dengan mematikan sebuah cahaya. 
Segelap apakah hidup kita?

Mengapa? Mengapa kebaikan itu dipandang hanya sebelah mata. 
Setiap kebaikan yang telah kita buat akan redup dengan kejahatan yang ada, meski kejahatan itu hanya setitik. 
Bagaimana kita menghindarinya? 
Cara apa yang bisa kita lakukan untuk tetap mengisi lentera jiwa ini. 
Aku hanya ingin diam dan menghentikan waktu, sehingga lentera jiwa ku ini akan terus menyala.

Malam yang sunyi, 
29 Agustus 2014
Calvina Adrilia

The Fault In Our Stars - Can't Wait to Watch This Movie

 All Of The Stars  - Ed Sheeran




It's just another night
And I'm staring at the moon
I saw a shooting star
And thought of you
I sang a lullaby
By the waterside and knew
If you were here,
I'd sing to you
You're on the other side
As the skyline splits in two
I'm miles away from seeing you
I can see the stars
From America
I wonder, do you see them, too?

So open your eyes and see
The way our horizons meet
And all of the lights will lead
Into the night with me
And I know these scars will bleed
But both of our hearts believe
All of these stars will guide us home

I can hear your heart
On the radio beat
They're playing 'Chasing Cars'
And I thought of us
Back to the time,
You were lying next to me
I looked across and fell in love
So I took your hand
Back through lamp lit streets I knew
Everything led back to you
So can you see the stars?
Over Amsterdam
You're the song my heart is
Beating to

So open your eyes and see
The way our horizons meet
And all of the lights will lead
Into the night with me
And I know these scars will bleed
But both of our hearts believe
All of these stars will guide us home

And, oh, I know
And oh, I know, oh
I can see the stars
From America


The Fault in Our Stars is the fifth novel by author John Green, published in January 2012. The story is narrated by a sixteen-year-old cancer patient named Hazel, who is forced by her parents to attend a support group, where she subsequently meets and falls in love with the seventeen-year-old Augustus Waters, an ex-basketball player and amputee
The title is inspired from Act 1, Scene 2 of Shakespeare's play Julius Caesar, in which the nobleman Cassius says to Brutus: "The fault, dear Brutus, is not in our stars, / But in ourselves, that we are underlings."
A feaure film adaption of the novel directed by Josh Boone and starring Shailene Wooden, Ansel Elgort and Nat Wolff was released on June 6, 2014

This is a little review from The Fault in Our Stars Movie. I hope i can watch this movie soon. It supposed to be the best romantic and inspiring movie in this year.

SCREAM OUT LOUD FOR TAYLOR SWIFT ! Red Tour : Jakarta

04062014. Tibalah hari dimana Taylor Swift menginjakan kaki nya di Jakarta untuk memulai Red Tour di kota ini. Waktu dimana semua Swifties dari berbagai penjuru berkumpul menjadi satu dan menyatu di Mata Elang International Stadium (MEIS). Meneriakkan nama Taylor dan menikmati acara bersama setelah semua perjuangan Swifies berlomba - lomba untuk mendapatkan ticket. Aku adalah salah satu dari orang yang beruntung mendapat kesempatan untuk menonton idolaku. Seorang sosok yang aku idolakan semenjak lama. 






Aku pergi bersama seorang temanku menuju ke MEIS dari Gading Serpong. Tepat di depan pintu masuk Ancol  aku melihat serombongan mobil yang dikawal polisi masuk menuju MEIS dan ternyata itu adalah mobil yang membawa Taylor dan spontan aku langsung berteriak di dalam mobil. Aku sangat tidak sabar untuk melihat Taylor. Rasanya apabila aku bisa turun dari mobil aku akan turun seketika itu juga. Setelah itu aku parkir di parkiran yang masih cukup sepi sekitar jem 4


Mobil yang membawa Taylor



Perjuangan mengantri dan dimarahi oleh petugas dilalui oleh semua Swifties yang ada. Semuanya rela menunggu, berdesakan demi memasuki ruang konser. Aku pun masuk ke dalam ruangan konser setelah perjuangan yang cukup panjang sedari siang. Kami semua menunggu Swift dan meneriakan namanya saat waktu menunjukkan pukul 8. "TAYLOR! TAYLOR!" Sayangnya Taylor tidak kunjung memunculkan dirinya sampai layar berubah menjadi merah dan tidak lama setelah itu Swift muncul dari atas panggung yang ditutup oleh warna merah dan menyanyikan lagu State of Grace sebagai lagu pembuka. Setelah lagu pertama usai, Taylor meneriakan "Selamat malam, Jakarta! I'm Taylor. Welcome to the 'Red Tour', Jakarta!" sapa Taylor saat membuka konser. 




Pecinta angka 13 ini menyantikan 13 lagu di dalam konser ini. Tentunya dengan set properti dan team penari yang sangat menarik.
1. State of Grace
2. Holy Ground
3. RED
4. The Lucky One.

5. Mean
6. All to Well
7. 22
8. Fifteen
9. You Belong With Me
10. Sparks Fly
11. I Knew You're Trouble
12. Love Story
13. We are Never Ever Getting Back Together












Rasanya seperti mimpi. Aku berdiri dengan ribuan penonton menonton Taylor. Saat konser dimulai mataku mulai berkaca - kaca dan rasanya aku ingin meneriakan nama TAYLOR tanpa henti. Konser Taylor berlangsung sangat meriah dan seru. Semua penonton dengan kompak menyanyikan lagu Taylor. 3 lagu terakhir berhasil membuat konser Red hari itu mencapai puncaknya. Terutama pada lagu terakhir We Are Never Ever Getting Back Together. Setelah menyanyikan lagu terakhir Taylor berpamitan kepada semua Swifties. 2 jam merupakan waktu yang singkat dan padat untuk kami. Semoga Taylor akan memasukan Indonesia ke dalam jadwal konser selanjutnya.




LOVE YOU TAYLOR! THANKS FOR A GREAT NIGHT EVER! <3





Calvina Swifties.