Pemimpi?
Apa yang salah dengan pemimpi?
Ia hanya seseorang yang ingin mengimajinasikan dunianya,
menjadi lebih luas dari yang ada.
Pemimpi?
Apakah ia tahu akan ketidak mungkinan?
Ia hanya seseorang yang tahu sesuatu yang tidak mungkin,
akan menjadi mungkin.
Pemimpi?
Apakah ia akan bangun dari tidurnya dan bertindak?
Ia akan bertindak saat semesta menyetujui nya.
Dan seorang pemimpi adalah seseorang yang lebih kuat dari pada yang ada.
Mengapa?
Karena,
ia ingin imajinasinya gilanya menjadi nyata.
Dreamer,
Calvina Adrilia
13 Sept 2017
Dingin, hampa.
Terasa menusuk sukmaku hingga hilang akal sehatku
Raut wajah tak asing menanti
Layaknya sebuah patung yang membeku
Entah..
Entah apa yang harus kulakukan
Untuk membuatnya mencair
Takut, Resah
Medan magnet terlalu kuat
Untuk melawan bayangan yang menghantuiku
Layaknya air dalam sedotan
Entah..
Entah kutub mana yang tersedia
Untuk melawan semua itu
Ramai, gaduh.
Ya, mereka.
Suara teriakan di dalam otakku
Layaknya semut di sebuah makanan
Entah..
Entah apa yang kupikirkan
Untuk membuatku tetap di sini
Malam dengan tanda tanya
6th September 2016
Calvina Adrilia
Halo, apa kabarmu?
Ketakutan hati ini membuatku bisu.
Aku hanya duduk diam dan menanti.
Berharap pesan yang masuk itu darimu.
Dia sesosok yang telah membuatku jatuh kembali.
Ekspetasi membuat hati ini bertanya - tanya.
Akankah dia yang kucari?
Akankah hati ini tertuju padanya?
ataukah ini hanya emosi sejenak?
Semua pertanyaan itu muncul di benakku.
Pikiranku sejenak terhenti.
Darahku sekejap menjadi beku.
Bulan bintang apakah aku salah?
Apakah aku terlalu cepat jatuh?
Aku hanya ingin sesosok itu selalu ada.
Mungkin aku egois
Namun aku tidak bisa berbuat apa - apa.
Aku ingin sebuah jawaban dari tanyaku.
Sebelum semakin dalam dan larut.
Akankah aku mendapatkan jawaban itu?
Atau hanya keraguan yang aku terima.
Dengan segala ekspetasi di benak ini.
Malam tanpa suara,
Calvina Adrilia
Apabila setiap kebaikan di lambangkan dengan setitik cahaya.
Seterang apakah hidup kita?
Apabila setiap kejahatan di lambangkan dengan mematikan sebuah cahaya.
Segelap apakah hidup kita?
Mengapa? Mengapa kebaikan itu dipandang hanya sebelah mata.
Setiap kebaikan yang telah kita buat akan redup dengan kejahatan yang ada, meski kejahatan itu hanya setitik.
Bagaimana kita menghindarinya?
Cara apa yang bisa kita lakukan untuk tetap mengisi lentera jiwa ini.
Aku hanya ingin diam dan menghentikan waktu, sehingga lentera jiwa ku ini akan terus menyala.
Malam yang sunyi,
29 Agustus 2014
Calvina Adrilia
Sepanjang apapun kata itu pasti memiliki akhir yang sama.
Titik. "."
Penutup akhir suatu kalimat.
Tidak peduli dengan sebanyak apapun kata di depannya.
Ia selalu ada di akhir kalimat
sebagai penutup akhir dari suatu rangkaian kata.
Mungkin titik tidak mengetahui cerita di depannya.
Cerita sedih atau senang.
Ia hanya sebuah bulatan hitam yang kadang dianggap tidak penting
Namun tanpa titik,
suatu kalimat tidak akan berhenti.
Sebuah cerita tidaklah akan berakhir.
dan tanpanya.
Tidak akan ada makna di balik sebuah kalimat.
Titik.
Ia adalah sebuah tanda
yang jarang dianggap
namun ada..
Menari di atas awan.
Lepas... Bebas...
Bagaikan burung yang terbang kesana kemari
Terbang tanpa beban menuju ke satu tujuan.
Tetapi terkadang kita lupa,
Lupa akan halangan yang ada di depan kita.
Sampai akhirnya kita menyentuh halangan itu,
Lalu jatuh dari ketinggian.
Setiap orang boleh memiliki impian yang tinggi
Mereka bebas menggapai nya setinggi yang mereka bisa.
Tetapi terkadang mereka lupa.
Lupa akan medan magnet di dalam bumi.
Yang dapat menarik mereka jatuh ke bawah
Bahkan sampai ke titik terendah
Akankah kita menyadarinya?
Calvina Adrilia
10th June 2014
Setiap orang memiliki pemikiran dan pendapatnya masing - masing
Apa yang akan terjadi apabila pemikiran itu saling berbeda satu sama lain?
Perselisihan?
Mungkin.
Dia.
Duduk terpaku di bangku penonton
Ketika denting waktu berdetak menunjukkan jalannya pertunjukkan.
Panggung sandiwara terlihat dimulai
Drama kehidupan sesosok gadis kecil tersirat disana.
Pemain bermain topeng
Menutupi rupa asli yang menawan
layaknya seorang yang mahir
topeng itu menjadi bagian di dalam dirinya.
Dia?
Dia dengan sabar menontonnya dengan topeng itu.
Dengan sejuta rasa penasaran
Siapa sosok dibalik itu
Mencoba menebak dengan pemikirannya.
Waktu berdetak dengan cepat.
Telah sampailah dipenghujung puncak pertunjukkan
Dia turun dengan lekas
Seraya tak sabar untuk mengakhiri semua
Akhir dari segala kepalsuan yang dilihat nya.
Kesabaran telah diambang batas
Calvina Adrilia
12th May 2014