Terbayang semua kenangan itu
Di dalam tidurku yang lelap
Terlihat jelas, nyata
Seperti layaknya aku berada di dalam sana
Terlalu takut aku untuk terbangun
Melihat sekeliling ku
Seolah - olah seluruhnya menatapku
Dan mereka berteriak, itu hanya mimpi
Sebentar namun bermakna
Sebentar namun tak nyata
Andai ku bisa menangkap mimpi itu
Akan kubawa dia ke duniaku
Menyaksikan kisahku di depan mereka
Bahwa aku tidak mengada - ada
Apa yang kubicarakan itu nyata
Mereka menertawakanku
Mengolok, dan mungkin berpikir aku gila?
Aku tidak gila...
Aku hanya menceritakan kisahku
Kisahku dengannya di dalam cerita indahku
Dan mereka menyebutnya mimpi
Suatu hal yang tidak nyata
Namun nyata bagiku
Bukan bagi mereka
Andai saja. Waktu dapat kuputar
Aku akan menangkap mimpi itu
Dan biarkan aku terlarut di dalamnya
Seorang gadis kecil sang pemimpi,
Calvina Adrilia
13th November 2015
Bunga Mawar yang rapuh
Seakan menjadi tanda sebuah cinta yang rapuh
Gaun indah yang tergantung
Seakan tidak lagi cemerlang seperti awalnya
Semua hal indah itu hanya sementara
Dimana kita bermimpi terlalu tinggi
Terkadang itu yang membuat kita lupa dan terjatuh
Dunia ini bukanlah sebuah taman impian
Dimana semua hal yang kita impikan tercapai
Terkadang kita tidak siap dengan realita yang ada
Sebuah kaca yang terjatuh
Seakan tidak dapat menyatu seperti semula
Waktu yang berjalan menjauh
Seakan tidak mungkin diulang kembali
Ketika kita berencana Tuhan bisa berkehendak lain
Dimana jalanNya yang indah mungkin ada di depan sana
Terkadang kita tidak sadar akan hal itu
Tuhan memang satu namun Agama beragam
Dimana perpecahan terjadi karena hal itu
Terkadang kita tidak bisa memaksanya
Seorang gadis kecil yang mencoba berdiri tegak,
Calvina Adrilia.
Ia adalah orang yang mengajakku keluar dari kesedihanku di masa lalu
Ia adalah sesosok yang kucari selama ini
Aku menganggap dia cukup sempurna dan
Hanya dialah yang paling mengerti perasaanku saat itu.
Banyak hal yang ia ajarkan kepadaku.
Dari dia aku belajar untuk tidak terlarut dengan kesedihan yang aku miliki
Dari dia aku belajar untuk tidak khawatir dengan segala sesuatu
Dari dia juga aku belajar mencintai seseorang lebih dari diriku sendiri
Namun
Mengapa harus berakhir seperti ini?
Karena semua keegoisanku?
Atau memang Tuhan tidak mengijinkan kita bersama?
Memang aku merasa terkadang hidup itu tidak adil
Ia diberikan untuk menghapus derita ku
Namun ia juga yang datang memberikan kesedihan besar buatku.
Tuhan. aku terlalu takut untuk melihatnya sekarang
Seluruh tatapan yang bersinar di depan mataku dulu
Apakah sekarang berupa menjadi tatapan kesedihan yang mendalam
Ketika kata cinta tidak dapat dilukiskan dengan ungkapan
ketika kata cinta tidak dapat dilukiskan dengan kata - kata
apakah yang akan kau lakukan?
hanya cinta yang mengerti, bahkan kita tidak akan mengerti
Terlintas di benakku "apa kabar blog ku?"
Sudah lama aku tidak menulis kan kata - kata di tempat ini
Rasanya seperti tempat usang yang lama tidak kusinggahi.
Aku mencoba membuka kembali blog ku
dan membaca sekilas apa yang sudah kucurahkan di disini
Aku merasa bersyukur atas apa yang terjadi beberapa bulan ini
Tuhan yang selalu menyertaiku dan aku sadar ia tidak pernah tidur untuk menjagaku
Dia membuat ku percaya di dalam Dia ada pengharapan
dan aku kembali bersyukur atas hal itu.
Ia adalah Tuhan yang menggantikan kesedihanku dengan sukacita
Menggantikan kesusahanku dengan hiburan.
Ia memberikanku pengharapan di dalam kata - kata Nya
Tuhan yang setiap hari memberikan ku jawaban dalam setiap renunganku
Waktu teduhku.
Tuhan yang setiap hari memberikan ku sukacita dari orang - orang hebat di sisiku
Aku hanya dapat bersyukur dan berterima kasih
#GratefulbyYourGrace
22th June 2015
Calvina Adrilia
Sebuah kaca yang terlihat di depanku, membuatku terkejut.
Tanpa sengaja aku melihat bayangmu menutupi pantulanku di kaca.
Aku mencoba menoleh, melihat sekeliling.
Aku hanya melihat ruangan kosong tanpa suara sedang menertawakanku diam - diam.
Kupejamkan kedua mataku dan mencoba untuk membuka nya kembali.
Namun sosokmu tidak dapat hilang dari pandanganku.
Sesosok yang bersamaku setiap harinya, sekarang hanya menjadi sesosok pantulan tak bernyawa yang mengikutiku.
Aku telah lama melupakannya.
Namun, ia seperti hidup dan bangkit menutupi bayang - bayangku.
Tidak bisa kah kau menjauh dari hidupku.
Meskipun hanya bayangmu.
Aku hanya ingin kau tidak mengganggu hidupku.
Sabtu siang berawan,
21 Februari 2014
Calvina Adrilia
Semua hal yang dilalui akan menjadi sebuah kenangan
baik itu hal yang baik, maupun hal yang buruk
Mengucapkan selamat tinggal untuk hal yang indah memang sulit rasanya
Namun akankah keindahan itu akan berlangsung lama?
Apa hanya sekejap layaknya mengedipkan mata?
Terkadang kita hanya takut untuk mengucapkan kata itu
"Selamat tinggal"
Dua buah kata yang berarti sementara ataupun selamanya
Sebuah tanda untuk suatu perubahan
Sesuatu yang mudah diungkapkan namun tidak pada kenyataannya
Apakah sulit untuk mengucap itu semua?
Aku terdiam dan membisu, berusaha mencerna hal yang ada di pikiranku
"Selamat tinggal kenangan"
Calvina Adrilia
5th February 2015